Begini 7 Cara Membangun Ikatan Batin Antara Ibu Dan Anak

FemaleRunway.com – Begini 7 Cara Membangun Ikatan Batin Antara Ibu Dan Anak 

Sebenarnya jalinan ikatan batin antara ibu dan anak memang akan terbentuk semenjak dari janin. Namun, seiring waktu, tidak banyak ibu yang bisa terus menambah kekuatan ikatan tersebut atau sekedar menjaganya. Memang, hal ini terkesan sepele, tapi sebenarnya ikatan antara ibu dan anak harus selalu dijaga dan selalu diperhatikan. Karena ini akan mempengaruhi hubungan keduanya dalam jangka waktu yang lama.



Ibu dan anak akan berbagi rasa, ikatan batin yang akan terus menguat atau memudar seiring dengan berjalannya waktu. Nah, jika ini adalah kali pertama anda menjadi seorang ibu, atau sedang dalam proses untuk menjadi sang ibu maka pemahaman ini layak diketahui. Karena tanpa ikatan batin yang kuat maka komunikasi tidak akan berjalan baik dan ini akan bisa memunculkan beragam masalah di masa depan.

1. Memulai Ikatan Dengan Mengajak Janin Berinteraksi

Siapa bilang interaksi antara ibu dan anak hanya bisa dilakukan setelah anak dilahirkan. Kamu sudah bisa memulainya sedari dalam kandungan. Tidak sedikit studi ilmiah yang menyatakan adanya hubungan perkembangan janin dengan aktifitas yang dilakukan ibu saat mengandung. Mendengarkan musik klasik misalnya, ini diyakini bisa membantu dalam perkembangan dan pertumbuhan otak janin.

Jadi, cobalah sedari dini melakukan interaksi yang baik dengan anak. Lakukan hal yang bermanfaat sedari dalam kandungan. Seperti mengkonsumsi makanan yang kaya akan gizi, mendengarkan musik instrumental hingga mengelus perut dan mengajak berbicara sang janin bayi. Beragam rangsangan baik tersebut tidak hanya membantu perkembangan janin namun akan mendekatkan emosi ibu dan anak.

2. Ikatan Awal Setelah Melahirkan Dengan Menyusui

ASI tidak hanya baik bagi kesehatan dan pertumbuhan bayi namun juga sebagai perantara yang akan mendekatkan ikatan ibu dan anak. Mengapa demikian? Karena ada banyak hal yang bisa dilakukan sang ibu saat menyusui bayinya. Hal-hal sederhana seperti kontak mata, membelai, mengajaknya berbicara dan tersenyum adalah faktor yang akan menguatkan hubungan diantara keduanya.

Jadi, bagi ibu yang memiliki waktu luang disela-sela kepadatan rutinitas, sangat dianjurkan untuk menyusui sang anak. Tidak ada larangan untuk menggunakan dot dan susu buatan. Hanya saja, memberikan asi dan menyusui adalah hal yang sangat menakjubkan yang bisa dilakukan seorang ibu untuk membangun ikatan batin dengan si anak.

3. Membuat Sang Bayi Rileks Dengan Pijatan Lembut

Hubungan berupa ikatan batin antara ibu dan anak kian terbangun dengan erat hanya dengan melakukan sentuhan berupa pijatan lembut. Tidak akan ada yang menyangkal bahwa sentuhan fisik akan berdampak baik antara hubungan keduanya. Memijat sang bayi secara lembut akan membuatnya nyaman dan merasa lebih santai.

Ini kerap kali digunakan sebagai cara untuk menjadikan bayi lebih tenang. Bahkan, metode ini tidak hanya menunjang rasa kasih sayang ibu, namun juga ampuh sebagai alternatif menyembuhkan bayi dari rasa sakit. Seperti yang kita ketahui bayi hanya akan menangis jika ia terkena masalah apapun tanpa bisa berkomunikasi dengan baik. Jadi, dengan memijatnya, si ibu secara tidak langsung “berkomunikasi” untuk menenangkan bayinya.

4. Mengajaknya Berbicara dan Menceritakan Keseruan Harinya

Selanjutnya, cara lain untuk untuk membangun ikatan batin antara ibu dan anak adalah dengan mengajaknya mengobrol. Setelah melewati fase bayi, maka timbulah fase dimana anak akan menjadi remaja dan orang tua harus berperan aktif dalam perubahan ini. Sebagai seorang ibu, kamu seharusnya menjadi pusat untuk berkomunikasi bagi anak.

Jangan membuat sebuah batasan yang malah menjadikan kamu dan anak memiliki jarak. Entah itu karena peraturan atau cara mendidik yang salah sehingga sang anak memilih untuk diam dan tidak terlalu dekat dengan ibu. Di satu sisi, ibu harus bisa sedikit tegas dan menjalankan peran utamanya sebagai ibu. Sementara, di sisi lainnya, seorang ibu seharusnya bisa menjadi sahabat yang akan mendengarkan segala keluhan mereka.

5. Menghabiskan Waktu Liburan Bersama

Jangan terlalu egois, cobalah untuk menghabiskan waktu bersama anak-anak. Apalagi jika anak sedang mendapatkan liburan panjang sebelum maupun saat mereka telah bersekolah. Semua ibu memang akan sibuk dengan kebutuhan masing-masing entah sibuk bekerja atau menangani masalah rumah tangga dan masalah lainnya. Namun, ini tidak seharusnya menjadi jurang pemisah yang memisahkan kamu dengan kebahagiaan anak.

Anak akan tumbuh lebih baik jika mendapati masa kanak-kanak yang lebih bahagia. Ini akan membantu dalam pembentukan karakter dan mengembangkan potensi mereka. Sebagai seorang ibu, cobalah untuk meluangkan waktu untuk menghabiskan bersama anak. Tidak masalah jika menggunakan akhir pekan untuk liburan bersama agar bisa terbangun hubungan emosional yang baik dengan si anak.

6. Ajak Mereka Untuk Membantu Pekerjaan Rumah

Selain menyuruh mereka untuk tetap belajar, tidak masalah jika sesekali meminta bantuannya. Faktanya, ibu yang aktif membiasakan anak-anak mereka membantu dalam pekerjaan rumah akan menjadikan anak lebih mandiri dan merasa dihargai. Anak-anak memiliki ego yang harus dibangun dan butuh ikatan yang kuat dengan orang terdekatnya untuk menatanya.

7. Tanyakan Bagaimana Pendapatnya

Menanyakan pendapat sang anak tidak hanya akan mempererat jalinan ikatan batin, tapi juga akan membuat mereka percaya kapada sang ibu. Ibu yang baik pasti akan selalu memperhatikan perasaan sang anak dan selalu ada di garis depan untuk memastikan anak mereka baik-baik saja. Tanyalah pendapat mereka akan beragam hal dan buat mereka kian terbuka kepada kamu, ibunya.



Demikianlah beragam hal yang akan menjadi poin penting dalam membangun ikatan batin atara ibu dan anak. Semoga bermanfaat ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *