Merasa Jauh dari Pasangan Setelah Kelahiran Anak Pertama? Coba Lakukan Ini!

FemaleRunway.com – Merasa Jauh dari Pasangan Setelah Kelahiran Anak Pertama? Coba Lakukan Ini!

Hadirnya anggota keluarga baru pastinya membawa kebahagiaan kehidupan berkeluarga. Nggak cuma tambah personil bayi yang lucu menggemaskan, tapi juga perubahan-perubahan pola pikir antara pasangan suami istri yang semakin berat. Memiliki anak menjadi tantangan baru bagi pasangan suami istri untuk merawat dan menjaganya dengan baik hingga jadi pribadi matang di masa depan. Kelahiran anak pertama biasanya akan memiliki banyak drama di antara pasangan suami istri. Salah satunya perasaan jauh dari pasangan setelah kelahiran anak pertama ini.



Nggak jarang banyak istri yang mengeluhkan menjadi punya jarak dengan pasangannya karena hadirnya sang buah hati pertama. Momen campur aduk antara hasrat ingin terus berkomunikasi dengan harmonis, dengan naluri ibu yang menuntut untuk memberikan yang terbaik untuk sang anak pertama. Jadi, apa sebenarnya yang perlu dilakukan saat hal ini terjadi pada mama muda terhadap pasangannya?

1. Ingat Komitmen Saat Promil Sebelumnya

Nggak perlu cemas dengan perasaan jauh dengan suami ini karena ada mama muda lainnya di belahan bumi sana yang mengalami hal serupa. Saat tahu kalau bukan kamu aja yang mengalaminya, tentu menjadi sebuah kelegaan tersendiri. Jangan pikir bahwa anak yang baru hadir di keluarga kecil ini membuat hubungan ayah dan ibunya menjadi nggak harmonis lagi. Ini hanya sebuah fase yang harus dilalui dan untuk melewatinya dengan baik, kamu perlu mengingat lagi komitmen program hamil yang sudah disepakati bersama suami.

Kehadiran anak ini adalah keinginan bersama dan kalian sedang terkejut dengan kehidupan baru yang benar-benar luar biasa ini. Sebelum benar-benar mencoba berkomunikasi dengan baik dengan suami lagi, kamu harus sudah selesai dengan pemahaman bahwa program hamil yang sedang kalian rencanakan telah berjalan sukses dan akan memasuki babak berikutnya.

Anggap saja selama ini kalian duduk di kursi yang berjajar sambil berpegangan tangan. Setelah lahir anak pertama, kalian menjadi duduk berhadapan dengan meja kecil untuk si mungil diantara kamu dan pasangan. Meja yang ada memang membuat kalian sedikit berjauhan. Tapi, bukankah duduknya jadi berhadapan dan ada ruang untuk saling berbagi di tengahnya? Lebih baik berpikir lebih positif supaya nggak jadi terlalu senewen ya, mom!

2. Libatkan Pasangan Saat Mengurus Bayi

Kehadiran sang buah hati adalah kesempatan untuk ayah dan ibu menjadi lebih akrab. Kamu bisa ajak suami untuk ikut mengganti popok atau sekedar menyiapkan air hangat untuk mandi si kecil. Dengan ikut terlibat dalam pengurusan anak, sebenarnya kamu dan dia sudah saling terikat meski porsi ngobrol sudah berkurang. Mungkin ini yang membuat kamu merasa menjadi jauh dengan pasangan.

Meski porsi berbicara menjadi berkurang, tapi ada aktifitas fisik bersama bayi kecil yang kalian lakukan bersama. Tentu sang suami tak akan segan dimintai tolong untuk hal-hal sepele tentang mengurus si kecil karena dia juga berhak dan berkewajiban melakukannya.

3. Ikut Komunitas Parenting

Kalian adalah orang tua baru dengan anak pertama yang begitu menggemaskan. Perasaan jauh dari pasangan setelah kelahiran anak pertama ini bisa terjadi karena kalian sama-sama buta terhadap pola pengasuhan bayi dan canggung untuk saling berinteraksi karena mimim pengalaman. Ada baiknya kalian bergabung dengan komunitas parenting untuk saling mengeratkan lagi hubungan yang membuat terkejut rutinitas ini.

Dengan hadir di komunitas parenting, ayah dan ibu jadi tahu tugasnya seperti apa dan penanganan terhadap bayi yang ideal. Kamu juga akan bertemu dengan ibu muda lainnya sehingga bisa mengetahui apa yang sama-sama dirasakan begitu juga interaksi yang dilakukan suami dengan rekan-rekan di komunitasnya. Kalian nggak akan merasa jauh lagi karena sudah diikat dan disatukan bersama dengan teman-teman di komunitas pengasuhan.

4. Hadirkan Waktu Berkualitas

Hal paling penting adalah waktu berkualitas bersama. Jika suami sibuk bekerja, tentu setelah kehadiran anak pertama, kalian harus merencanakan momen waktu berkualitas bersama si kecil seperti bermain bersama, atau sekedar mengajaknya keliling area rumah. Waktu yang berkulitas ini akan menjaga hubungan baik antara suami istri dan juga anak.



Jadi, nggak perlu takut merasa jauh dari pasangan setelah kelahiran anak ya. Yang penting utamakan komunikasi. Sepakat?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *