Mirip Dengan Tanda-Tanda Menstruasi, Kenali 7 Tanda Awal Kehamilan Berikut Ini

FemaleRunway.com – Mirip Dengan Tanda-Tanda Menstruasi, Kenali 7 Tanda Awal Kehamilan Berikut Ini

Tanda awal kehamilan akan mirip dengan tanda-tanda dimana kamu akan mengalami mentruasi bulanan. Bagi calon ibu yang baru pertama kali akan menghadapi kehamilan, sangat penting untuk mendapatkan informasi tentang membedakan dan mengenali tanda awal kehamilan. Yuk, kenali 7 tanda awal kehamilan berikut ini ya, ladies!

1. Nyeri Payudara

Menstruasi: Selama PMS, pembengkakan payudara dan nyeri dapat terjadi selama paruh kedua dari siklus menstruasimu. Payudara akan terasa lebih kenyal dan lembut. Sementara tingkat keparahan nyeri akan terasa dari tahap ringan hingga berat. Dan biasanya nyeri paling parah akan muncul tepat sebelum periode menstruasi datang. Wanita di usia subur cenderung memiliki gejala yang lebih parah.



Kehamilan: Payudara kamu saat awal kehamilan mungkin terasa nyeri, sensitif, atau lembut saat disentuh. Mungkin juga merasa lebih padat dan lebih berat. Kelembutan dan pembengkakan ini biasanya akan terjadi satu sampai dua minggu setelah kamu hamil. Gejala alami seperti ini dapat berlangsung untuk sementara waktu ketika kadar progesteron meningkat karena kehamilan.

2. Pendarahan

Menstruasi: Kamu umumnya tidak akan mengalami pendarahan atau bercak jika memang mengalami Menstruasi. Ketika kamu memasuki masa menstruasi maka alirannya akan terasa lebih deras dan bisa bertahan hingga seminggu.

Kehamilan: Untuk beberapa wanita, salah satu tanda pertama kehamilan adalah pendarahan vagina ringan atau bercak yang biasanya berwarna merah muda atau coklat gelap. Ini biasanya terjadi 10 hingga 14 hari setelah pembuahan dan biasanya tidak cukup untuk memenuhi pembalut karena hanya muncul sedikit. Bercak pendarahan biasanya hanya berlangsung satu atau dua hari, jadi lebih pendek dari periode normal menstruasi.

3. Suasana Hati Berubah

Menstruasi: Kamu mungkin mudah tersinggung dan merasa sedikit kesal. Kamu mungkin juga mudah menangis dan merasa cemas. Gejala-gejala ini biasanya hilang setelah periode menstruasi dimulai.

Kehamilan: Jika kamu sedang hamil, kamu bisa saja memiliki perubahan suasana hati yang bertahan hingga kamu akhirnya melahirkan. Kamu cenderung lebih emosional selama kehamilan. Kamu mungkin gembira dan bersemangat, menantikan anggota baru keluargamu. Kamu mungkin juga memiliki saat-saat dimana merasa sangat sedih dan menangis lebih mudah.

Perlu diketahui juga, sama seperti halnya Menstruasi, gejala-gejala ini juga dapat mengindikasikan depresi. Jika kamu khawatir tentang gejala tersebut dan berpikir kamu sedang menghadapi masalah depresi, pastikan untuk berbicara dengan dokter. Depresi selama kehamilan adalah hal yang umum, dan dapat diobati.

4. Kelelahan

Menstruasi: Kelelahan atau mudah capek sangat umum terjadi selama Menstruasi, seperti gangguan tidur. Gejala-gejala ini akan hilang ketika periode menstruasi dimulai. Berolahraga dapat membantu meningkatkan kualitas tidur dan mengurangi kelelahan.



Kehamilan: Saat kamu hamil, peningkatan kadar hormon progesteron dapat membuat kamu sangat mudah lelah. Kelelahan bisa lebih terasa selama trimester pertama kehamilan, tetapi bisa juga berlangsung selama kehamilan, lho. Untuk membantu tubuh bertahan, pastikan untuk makan dengan baik dan tidur nyenyak.

5. Mual

Menstruasi: Kamu seharusnya tidak mengalami gejala mual atau muntah jika menstruasimu datang terlambat. Tetapi, pada beberapa wanita, rasa ketidaknyamanan pencernaan seperti mual dapat menyertai gejala Menstruasi.

Kehamilan: Morning sickness adalah salah satu tanda paling klasik dan jelas sekali bahwa kamu sedang hamil. Serangan rasa mual sering dimulai sebulan setelah kamu hamil. Muntah bisa terjadi atau tidak menyertai rasa mual. Terlepas dari namanya, morning sickness dapat terjadi kapan saja sepanjang hari saat hamil. Namun, tidak semua wanita hamil mengalami morning sickness.

6. Mengidam Makanan Dan Penurunan Nafsu Makan

Menstruasi: Ketika sedang Menstruasi, kamu mungkin akan melihat bahwa kebiasaan makanmu menjadi berubah. Kamu mungkin menginginkan cokelat, karbohidrat, gula, manisan, atau makanan asin. Atau kamu mungkin memiliki nafsu makan yang dangat tinggi hingga menjadi rakus. Mengidam makanan ini tidak terjadi pada tingkat yang sama ketika kamu hamil.

Kehamilan: Kamu mungkin mengidam makanan yang sangat spesifik dan mungkin sama sekali tidak tertarik pada makanan lain. Kamu mungkin juga memiliki keengganan terhadap bau dan rasa tertentu, bahkan hal yang dulunya pernah kamu sukai. Efek ini bisa bertahan sepanjang kehamilan. Kamu juga bisa memiliki kebiasaan aneh, dimana kamu secara kompulsif memakan barang-barang yang tidak memiliki nilai gizi, seperti es, kotoran, serpih cat kering, atau potongan-potongan logam. Buat kamu yang mengidam makanan yang berupa non-makanan, lebih baik segera hubungi dokter ya!

7. Kram

Menstruasi: Jika Anda mengalami gejala Menstruasi, kamu mungkin mengalami dismenore yang merupakan kram yang terjadi 24 hingga 48 jam sebelum haid. Rasa sakit mungkin akan berkurang selama periode menstruasi dan akhirnya hilang pada akhir menstruasi. Kram menstruasi akan sering menurun setelah kehamilan pertama atau saat kamu bertambah tua. Beberapa wanita akan mengalami lebih sering kram saat mereka mulai memasuki masa menopause.

Kehamilan: Di awal kehamilan, kamu mungkin mengalami kram ringan. Kram ini mungkin akan terasa seperti kram ringan yang kamu dapatkan selama menstruasi, tetapi rasa karam ini akan terasa di perut bagian bawah atau punggung bagian bawah.



Jika kamu memiliki riwayat keguguran, jangan abaikan gejala-gejala ini. Alokasikan waktu untuk beristirahat lebih banyak. Jika rasa kram tidak mereda, bicaralah dengan dokter. Persiapkan juga dirimu, karena kamu bisa mengalami kram selama berminggu-minggu hingga berbulan-bulan ketika hamil. Jangan lupa untuk kontrol rutin ya!

Nah, demikianlah perbedaan tanda awal kehamilan dengan menstruasi yang harus kamu ketahui. Semoga bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *